
Ini bukan artikel tips dan trik berpacaran atau artikel remaja (Pacaran itu mendekati zina, so jauhilah..! jauhilah..! serius nih), bukan pula artikel persiapan pra-nikah (kalau mau, tunggu tanggal mainnya)
Hanya sebuah cerita tentang social media.
Era digital khususnya internet membuat kultur manusia sedikit berubah.
Internet kini telah menjadi media sosial yang sangat besar sekali, tanpa batasan waktu dan tempat, internet telah menjadi sebuah peradaban besar yang baru.
Mencari jodoh, kini tidak perlu waktu yang lama untuk saling mengenal, tinggal dapatkan saja alamat twitter si dia, kita bisa melihat bagaimana aktivitasnya sehari-hari, seolah-olah hadir bersamanya. Tidak perlu pacaran hingga berbulan-bulan, apel setiap malam minggu hanya dengan dalih “ingin mengenal lebih dekat”.
Kalau belum puas cari alamat Cari friendster, Myspace atau facebook-nya, kita bisa mengenal siapa teman-temanya, seperti apa dia dalam bersosial. Baca semua halaman blog-nya dan temukan bagaimana kepribadiannya serta pola pikirnya.
Belum yakin dengan fisiknya? Cari alamat Flickr-nya, teliti sampai puas foto-foto dirinya atau kalau ingin yang bergerak, dapatkan alamat youtube-nya lihat video-video pribadinya.
Yeah, tidak perlu terlalu lama basa-basi, gak usah banyak berkata-kata, cukup chatting sekitar 100-an kata saja yang diakhiri dengan kalimat, “Saya akan menikahimu bulan ini, tolong beritahu orantuamu keluarga saya akan datang pekan ini”.
Selesai .










2 Users Responded in " Tidak Perlu Menunggu Lama "
Kalau baca post begini, langsung berasa saya tua banget… waktu mau pacaran dulu masih mesti pendekatannya secara di dunia nyata, nyamperin ke rumahnya dll….. sekarang pacaran dan pendekatan pun pun melalui dunia virtual aja ya?
Edison
janganserakah.com
Islam mengajarkan Menikah bagi yang sudah mampu bukan bagi yang sekedar Mau.Islam sebagai agama yang sempurna menuntunkan yang terbaik bagi ummat manusia.dan Islam mengajarkan keberlangsungan setelah pernikahan yang idalamnya termasuk pemeliharaan anak yang memeng tidaklah ringan,Meskipun banyak ta’lim yang membahas pernikahan yang menjadikan bertambahnya motivasi untuk menikah baik itu Ikhwan atau akhwat ana kurang tahu persisnya seperti apa.yang menjadi point pentingnya adalah niatan yang kita bawa,Ilmu,dan apa yang Rasulullah contohkan dan para sahabat tuntunkan.
teringat apa yang dikatakan seorang Ibu dari 3 orang anaknya yang sekarang berdakwah dan menceritakan pengalaman Beliau menikah diusia yang relatif muda 19 Tahun, bahwa apa-apa yang menjadi hak Allah adalah Riski,Jodoh,Kematian dan apa yang Allah sudah berhak atasnya.Hal pentingnya adalah memepersiapkan kapan Allah menjadikan apa yang menjadi Hak-Nya.
Leave A Reply Here