Stress atau tekanan pun bisa menjadi motivator yang handal.
Tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkannya, memanajemen stress atau tekanan tersebut sehingga bisa menghasilkan produktifitas pada kerja kita
Artikel berikut menjelaskan bagaimana Management by Stress itu,
Pernahkah Anda mengalami, mendengar, atau menyaksikan, pada saat terjepit bisa melakukan hal yang luar biasa? Misalnya saat seseorang yang dikejar anjing bisa melompati pagar yang tinggi?
Fenomena ini sempat menjadi bahan pembicaraan pada saat saya memberikan pelatihan Motivating a Team bagi para calon pimpinan PLN di Sumatra Barat. Ada peserta yang mengatakan bahwa memberikan tekanan adalah salah satu bentuk dari motivasi. Sementara ada peserta lain yang tidak setuju karena memberikan tekanan kepada bawahan bisa mengakibatkan dampak yang negatif.
Saya setuju bahwa tekanan atau stress merupakan salah satu bentuk dari motivasi. Banyak contoh orang yang sukses akibat dari tekanan. Tekanan dapat menggali potensi lebih dalam dari seseorang. Contohnya justru terjadi pada seorang ahli motivasi ternama yaitu Antony Robin. Dia menjadi sukses akibat tekanan kehidupannya yang tidak menyenangkan.
Namun bolehkah management by stress diterapkan dalam suatu organisasi? Saya tidak mengatakan kalau strategi tidak boleh digunakan, namun jika akan menggunakan strategi ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan,
1. Ada dampak negatif yang mungkin terjadi akibat strategi ini. Yaitu timbulnya kebencian dari anggota team, yang tentu saja bisa merusak hubungan pribadi.
2. Tekanan kadang melemahkan. Ada sebagian orang jika mendapat tekanan malah turun motivasinya bahkan sampai putus asa.
Oleh karena itu, jika akan menggunakan strategi ini, kita harus siap-siap untuk mengatasi resiko-resiko tersebut yang mungkin timbul. Strategi ini pada dasarnya bisa diterapkan untuk anggota team yang sudah kuat mentalnya. Orang-orang yang suka tantangan, tahan banting, dan mempunyai motivasi tinggi. Seorang pemimpin harus bisa mengenali anggotanya, apakah sudah siap jika strategi ini diterapkan. Masih ada strategi-strategi lain yang bisa digunakan untuk memotivasi team. Management by Stress hanyalah salah satu dari strategi yang ada.
Saya jadi ingat waktu masih kuliah. Pada saat masuk, sudah menjadi tradisi selalu diadakal perpeloncoan, apapun namanya, Orienstasi Studi, Orientasi Pengenalan Kampus, dan sebagainya. Pada acara tersebut tekanan-tekanan dari para senior datang bertubi-tubi kepada para mahasiswa baru. Tekanan bisa merupakan tugas yang hampir tidak masuk akal dengan ancaman hukuman yang berat.
Saya sempat bertanya kepada teman saya waktu itu, apa tujuannya? Ada yang menjawab, tapi saya lupa siapa, tujuannya ialah untuk menggali potensi para mahasiswa baru agar siap mengalami perubahan dari siswa menjadi mahasiswa yang lebih berat. Sekarang saya ingin bertanya lagi kepada dia, kenapa tidak digunakan metode yang lain untuk menggali potensi? Mungkin dia tidak baca Buletin ini, jika Anda mau memberikan jawaban boleh saja, silahkan kirimkan jawaban Anda. Saya tunggu jawaban Anda.
img : http://rriderlausd.org










No User Responded in " Management by Stress "
Leave A Reply Here