Dec 27 2008

Dakwah Cerdas dan Ikhlas

Afwan sekarang soal fikroh (he3x panas neeh)
saya tidak menyalahkan teman2 yang memilih, juga tidak memprovokasi untuk pro atau bahkan sampai kontra dengan salah satunya (tapi kita membahas hal ini dengan santai saja (sama sekali tidak layak untuk dianggap serius, tidak seperti masalah aqidah, itu yang baru mesti kita hadapi dengan serius) dengan kepala dingin.

(afwan klo ane sampai mendiskreditkan salah satu kelompok hanya karena pengalaman dengan teman ane, dari ikhwah, dan dia sangat serius sekali klo bicarakan masalah ini, antum jangan memperlemah ghiroh juang dong, nah ini dia orang2 seperti antum ini yang perusak dari dalam, penghambat gerak dakwah, jangan ngomongin masalah itu gak ada gunanya, coba fikirkan apa yang udah kita perbuat, kita malah asik berdebat (wajahnya langsung berkerut jika masalah ini dibhaas) ane malah menilai ini sebagai fanatisme yg dibungkus dengan pentingnya dakwahnya yg seperti sangat darurat sekali.

Yang penting kita terus bergerak saja, biar tanpa ilmu juga gak papa, sehingga dia semakin dibutakan seolah2 dakwahnya cuma satu2nya didunia dan udah paling benar.

Dan lebih parahnya (afwan) ane menilai dakwah ini adalah mengejar duniawi (yang penting orang ngikut kita, yang penting sering ngadakan kegiatan, biar bisa dilihat orang, dan hasil2 yg dicapai semuanya seperti menjadi nafsu kepuasan sendiri (ane mengalami juga dulu)

Lalu seperti ini apa gak disebut orientasi keduniaan (baca : nafsu belaka)
Waspadalah, karena ikhlas dan nafsu dalam berdakwah batasnya sedikit sekali. bahkan menurut ane juga berbahaya jika kita berdakwah karena nafsu agar Islam jaya, agar terwujud masyarakat Islam yang adil sejahtera, agar kita bisa mengalahkan orang2 kafir (bahaya kalau gagal, kita bisa depresi dan bahkan malah memusuhi Islam)

Dakwah kita hanya untukNya, ikhlas hanya untuk mendapat hidayahNya, karena perintah untuk menyampaikan ayat2Nya keseluruh penjuru dunia hanya itu. Mendapatkan keberkahan dari aktifitas kita itu, tidak ada yang bisa menandingi keberkahan.

Do’a Abu Bakar agar diberikan dunia tapi di tangan saja jangan dihati (ni soal dunia, juga harus kita dapatkan agar kita bisa beribadah dan melakukan tugas kita)

Rumit ya?
Gini aja mudahnya
Klo mau tau bedanya, liat aja apa yang kita harapkan dari dakwah kita, da’i yg ikhlas tidak peduli seberapa banyak orang yg ikut pengajiannya, tidak khawatir dakwahnya gak maju2 selama dia sudah ikhtiar maksimal, tidak melihat sukses tidaknya dakwah dari penampilan fisik yang terlihat, hanya mengharap hidayahnya terutama untuk diri sendiri

Yang gak ikhlas, dari dakwahnya dia mengharap akan semakin banyak orang yang ikut (walaupun dengan alasan agar lebih banyak orang yang terkena nilai2 islam) inilah dakwah MLM, yang mengukur sukses tidaknya dari seberapa banyak hasil yang terlihat, 1 orang berbuah 2

Salah satu contoh nyata, Nasyid. dengan embel2 agar daya sentuh dakwah semakin luas, musik yang masih syubhat menjadi primadona dan bak pahlawan yang sangat berpengaruh besar dalam dakwah, ane juga munsyid loh disini, n suatu waktu bisa saja sampai bikin album, tapi itu hanya sekedar hobby n ntar klo bisa menjadi tambahan penghasilan dunia (jgn bawa2 nama dakwah, begitulah intinya) ane suka dan sering dengar dan menyanykan nasyid, itu adalah hobby dan lebih baik drpada musik2 lain yg gak jelas, itu saja.

Ini aja dulu untuk sekarang
sebenarnya bayak lagi yang perlu ditulis (ntar kita bahasa Nasyid lebih luas)

Pesan ane, coba dipikirkan baik2 lagi jgn langsung terpengaruh orang lain tanpa kita ketahui secara pasti ilmunya
Sebagai contoh, ane dulu kagum dengan Hasan Al-banna tanpa tahu sama sekali tentang dia. sekarang ane hanya melihatnya sebagai tokoh pembaharu muslim, yg mungkin sedikit istimewa.
Tapi tetap tidak lepas dari kapasitas orang jaman sekarang, (ya gak jauh beda lah dengan tokoh2 sekarang seperti Quraish Shihab, ato ulama2 lainnya) jika dibandingkan generasi sebelumnya yang luar biasa jauh perbedaan keilmuan maupun keimanannya.

Teruslah belajar, jangan kurung dirimu, bebaslah, dunia ini terlalu sempit untuk sang katak didalam tempurung

Afwan klo ada kata salah-

-

-

7 Des 2005
Sempat panas saat terjadi diskusi dulu.
Alat musik jelas haram, tapi nasyid? Masih ada yang menilai boleh

Incoming search terms for the article:


Dec 24 2008

Ayo Menikah!

Hati ini lemah, dan mudah tergonjang ganjing, aku berlindung kepada Allah, Dialah yang Maha mengatur dan
menguasai hati2 ini

Tapi ane juga mau ngingetin klo soal “nikah” ini jangan sampai kita menganggap hal itu buruk (soalnya banyak juga temen2 ane yang seperti itu, bisa melemahkan semangat, merusak dakwah katanya dan sebagainya)

Jangan sampai dianggap buruk (ini sunnah loh buka sekedar mubah) ane gak bisa menemukan hubungan nikah dengan
menurunnya semangat apalagi sampai merugikan gerakan dakwah (bahkan ane sendiri merasakan manfaat yang luar biasa sejak menetapkan “target” itu he3x)

Ane bukannya fans berat nikah loh
(walaupun paling bersemangat neeh, he3x palagi kemaren temen sekelas ane ada yang nikah (tgl 4 kmaren) jd keduluan dia (padahal msh sama2 angkatan ’04 n 19 thn umurnya)

Tapi ane hanya tak ingin kita menghukumi hal yang “sunah” ini dengan buruk (mangnya bisa nandingi nabi,
kita mah cuma seperberapanya)

Nikah tuh sunah (bahkan dianjurkan) bukan mubah n bagi yang ditakutkan akan berzina jadi wajib.
Bagi kita2 klo belum bisa berpuasalah (tp ini sampai berapa lama bisa menahan, seberapa istiqomahnya kita)

Sejak kita puber sampai sekarang adalah masa2 penantian penuh cobaan yang berat sekali (he3x terlalu dramatis neeh)
Lebh lanjutnya baca aja byk koq buku tentang nikah
(psti gak bakalan nyangka begitu banyaknya keuntungan menikah)

“Menikahlah!” kata Rasulullah pada seorang sahabat yg mengadukan perihal kemiskinan dirinya, dia meminta solusi kaya dan dijawab nabi “Menikahlah”.

--

-

-

7 Des 2005
Masih belum nikah namun tidak kalah semangatnya dalam membantah teman yang kurang setuju konsep “nikah dini”

Incoming search terms for the article:


Dec 23 2008

Pesan Berantai Yang Baik

Kubur Setiap Hari Menyeru Manusia Sebanyak Lima (5) Kali …

1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklah bacaan
“Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah”, supaya kamu dapat jawapan kepadanya.
Pencil Draw

Lima Jenis Racun dan Lima Penawarnya …..

1. Dunia itu racun,zuhud itu ubatnya.
2. Harta itu racun,zakat itu ubatnya.
3. Perkataan yang sia-sia itu racun,zikir itu ubatnya.
4. Seluruh umur itu racun, taat itu ubatnya.
5. Seluruh tahun itu racun,Ramadhan itu ubatnya.

(Kirimkan Untuk Rakan-Rakan Muslim Anda Yang Lain Sebagai Tanda Sahabatnya Sedang Mengingatinya …)

Nabi Muhammad S.A.W bersabda:
Ada 4 di pandang sebagai ibu “, iaitu :
1. Ibu dari segala UBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

Berpesan-pesanlah kepada kebenaran dan kesabaran.
Beberapa kata renungan dari Qur’an :

Orang Yang Tidak Melakukan Solat:
Subuh : Dijauhkan cahaya muka yang bersinar
Zuhor : Tidak diberikan berkah dalam rezekinya
Asar : Dijauhkan dari kesihatan/kekuatan
Maghrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.
Isyak : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya

Sekarang anda mempunyai 2 pilihan:

1) Biarkan e-mel ini dalam mailbox anda.
ATAU …
2) Forward e-mel ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya-Allah,redha
Allah akan dianugerahkan ke pada setiap orang yang anda kirim. --

-

-

21 Ags 2005
Kok kayaknya yang “berantai-rantai” selalu berkesan negatif ya… meskipun baik…

Incoming search terms for the article:


Dec 19 2008

Sehat

Ini hasil penelitian loh.
Ane bacanya malah dari jurnal orang barat, katanya makan yang sehat itu adalah makan hanya ketika kita lapar, so kalau bener2 dah lapar aja baru kita makan. ini kan sesuai dengan hadis Rasulullah saw, makanlah ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Trus juga jangan kebanyakan tidur, karena gak penting waktunya lamanya kita tidur tapi justru nyenyaknya tidur tersebut yang penting meskipun hanya beberapa jam saja.

Makanya disaranin kita tidur hanya jika sudah bener2 lelah dan ngantuk banget, sehingga bisa langsung tidur, tidak mengalami masa2 menerawang (klo kita tidur belum bener2 ngantuk akan menghabiskan beberapa jam untuk pikiran kita terbang melayang tidak tidur juga tidak sadar, ini yang justru merugikan, bahkan membuat tidur kita tidak nyaman dan nyenyak karena bisa membuat kita bermimpi)--

-

-

26 Apr 2005
Sudahkah pola hidup kita sehat?


Dec 15 2008

Kuat dan Sehat

Wah keren juga tuh man
Ane sih juga pinginnya olahraga yang petualang kyk gitu, ya kyk naik turun gunung

Jadi teringat waktu naik ke Sibayak ama ardi, dodi, bng arjuli, ada roby juga loh
Wah ane inget aja tuh kejadian2nya, ada radio yang nyala mati sendiri he3X, ferry yang buang air mulu, roby yang mau mati kedinginan di puncak, naiknya kepagian trus nyasar lagi, n super khalid yang bisa tidur dimana aja. Wah klo inget2 itu rasanya pengen banget naik lagi, pa lagi yang paling keren tuh shalat subuh di puncak Sibayak. Kyk terbang, anginnya kenceng banget n ngerasain hangatnya matahari pagi, wah seru banget deh pokoknya.

ya ane setuju kita juga harus punya fisik yang sehat dan kuat.--

-

-

5 Apr 2005
Jadi malu, sekarang yang tambah endut, jarang olahraga, gak sehat juga… ^_^

Incoming search terms for the article:


Dec 12 2008

Tafsir

Sudah punya buku tafsir?
Bingung mau cari mana yang bagus?

nih, referensi kitabtafsir dari abusalma.wordpress.com

Nama Kitab : tafsir al-Tabary.
Pengarangnya : Abu Ja?far Muhammad bin Jarir At-Thobary (224 ? 310 H)
Jumlah jilid : 12 jilid besar.
Keistemewaannya : Tafsir ini merupakan referensi bagi para mufassirin, terutama penafsiran binnaqli /birriwayah. mufassirin bilaqli, karena istimbat hukum, penjabaran berbagai pendapat dan mengupasnya secara detail disertai dengan analisa yang tajam. Ia merupakan tafsir tertua dan terbagus.

Metodologi Penulisannya: Penulis menafsirkan ayat al-Qur?an dengan jelas dan ringkas dengan menukil pendapat para sahabat dan tabi?in disertai sanadnya. Jikalau dalam ayat tersebut ada dua pendapat atau lebih, di sebutkan satu persatu dengan dalil dan riwayat dari sahabat maupun tabi?in yang mendukung dari tiap-tiap pendapat kemudian mentarjih (memilih) diantara pendapat tersebut yang lebih kuat dari segi dalilnya.

Beliau juga mengii?rob (menyebut harakat akhir), mengistimbat hukum jikalau ayat tersebut berkaitan dengan masalah hukum. Ad-Dawudy dalam bukunya ?Thobaqah al-Mufassirin? mengomentari metode ini dengan ungkapannya:? Ibnu jarir telah menyempurnakan tafsirnya dengan menjabarkan tentang hukum-hukum, nasih wal mansuh, menerangkan mufrodat (kata-kata) sekaligus maknanya, menyebutkan perbedaaan ulama? tafsir dalam masalah hukum dan tafsir kemudian memilih diantara pendapat yang terkuat, mengi?rob kata-kata, mengkonter pendapat orangorang sesat, menulis kisah ,berita dan kejadian hari kiamat dan lain-lainnya yang terkandung didalamnya penuh dengan hikmah dan keajaiban tak terkira kata demi kata, ayat demi ayat dari isti?adzah sampai abi jad (akhir ayat). Bahkan jikalau seorang ulama? mengaku mengarang sepuluh kitab yang diambil dari tafsir ini, dan setiap kitab mengandung satu disiplin keilmuan dengan keajaiban yang mengagungkan akan diakuinya (karangan tersebut).

2. Tafsir Ibnu Katsir

Jumlah jilid : 4 Jilid
Nama penulis : Imaduddin Abul Fida? Ismail bin Amr bin Katsir (w 774 H)
Keutamaanya : Merupakan tafsir terpopuler setelah tafsir At-Thobary dengan metode bil ma?tsur.
Metodologi penulisannya:
Penulis sangat teliti dalam mentafsirkan ayat-ayat al-Qur?an dengan menukil
perkataan para salafus sholeh. Ia menafsirkan ayat dengan ibarat yang jelas dan
mudah dipahami. Menerangkan ayat dengan ayat yang lainnya dan membandingkannya agar lebih jelas maknanya. Beliau juga menyebutkan hadits hadits yang berhubungan dengan ayat tersebut dilanjutkan dengan penafsiran para sahabat dan para tabi?in. Beliau juga sering mentarjih diantara beberapa pendapat yang berbeda, juga mengomentari riwayat yang shoheh atau yang dhoif(lemah). mengomentari periwayatan isroiliyyat. Dalam menafsirkan ayat-ayat hukum, ia menyebutkan pendapat para Fuqaha (ulama? fiqih) dengan mendiskusikan dalil dalilnya, walaupun tidak secara panjang lebar. Imam Suyuthy dan Zarqoni menyanjung tafsir ini dengan berkomentar ;? Sesungguhnya belum ada ulama? yang mengarang dalam metode seperti ini ?.

3. Tafsir Al-Qurtuby

Jumlah jilid : 11 jilid dengan daftar isinya.
Nama penulisnya : Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al-Qurtuby (w 671 H).
Keutamaanya : Ibnu Farhun berkata,? tafsir yang paling bagus dan paling
banyak manfaatnya, membuang kisah dan sejarah, diganti
dengan hukum dan istimbat dalil, serta menerangkan I?rob,
qiroat, nasikh dan mansukh?.

Metode penulisannya :
Penulis terkenal dengan gaya penulisan ulama? fiqih., dengan menukil tafsir dan
hukum dari para ulama? salaf dengan menyebutkan pendapatnya masing-masing.
Dan membahas suatu permasalahan fiqhiyah dengan mendetil. Membuang kisah
dan sejarah, diganti dengan hukum dan istimbat dalil, juga I?rob, qiroat, nasikh dan
mansukh. Beliau tidak ta?assub (panatik) dengan mazhabnya yaitu mazhab Maliki.

4. Tafsir Syinqithy

Jumlah jilid : 9 jilid.
Nama penulisnya : Muhammad Amin al-Mukhtar As-Syinqithy
Metodologi penulisannya:
Menekankan penafsiran bil-ma?tsur dengan dilengkafi qira?ah as-sab?ah dan qiro?ah
syadz (lemah) untuk istisyhad (pelengkap). Menerangkan masalah fiqih dengan
terperinci, dengan menyebut pendapat disertai dalil-dalilnya dan mentarjih
berdasarkan dalil yang kuat. Pembahasan masalah bahasa dan usul fiqih. Beliau
wafat dan belum sempat menyelesaikan tafsirnya yang kemudian dilengkapi oleh
murid sekaligus menantunya yaitu Syekh ?Athiyah Muhammad Salim.

-
-

-

-

Selamat hari Jum’at Ki sanak? Sudahkah anda punya buku Tafsir?
-courtesy of Ndoro

Incoming search terms for the article:


Dec 7 2008

Kompor

Wah asik kan ri! Emang kerja dakwah tu gak bakalan sia2 (banyak banget deh pengalaman n keterampilan baru yang bakal kita dapet)

Betul juga kt akh Ary gak usah ragu klo mo kuliah di Jawa ( InsyaAllah klo kampus negeri di Jawa aktivitas dakwahnya sangat gencar, bukan berarti di luar jawa gak gencar ya, lagian klo masih kawasan kampus negeri InsyaAllah lingkungannya masih terjaga (tapi klo di luar itu, khususnya di Jogja emang agak rawan) n biaya hidup masih murah2 bukan cman di UGM aja, juga bantuan2 pasti banyak yang datang membantu)

Enaknya tuh aktivitas dakwah kita bakalan terbantu n termotivasi banget soalnya lingkungan sangat mendukung, bukan berarti gak ada yang hedon, ane akui di UGM juga mayoritas mahasiswanya hedon, tapi aktivitas dakwahnya juga gak kalah gencar n yang juga penting sarana prasarananya sangat mendukung,

InsyaAllah sampai sekarang belum pernah di Jogja gak ada kegiatan sama sekali (kyk seminar, pengajian, dll) papan pengumuman tuh selalu penuh dengan pamflet2 bukan dari UGM aja n kegiatan2 dakwah juga gak pernah sepi, kyknya tiap hari pasti ada minimal 1 kegiatan.

N klo kita ikutan didalamnya Jangan heran klo dalam sebulan tuh bisa kebagian di 2-3 kegiatan berbeda
Tapi juga harus ingat kuliah (ini kesalahan ane di semester lalu) ane jadi lupa belajar (maklum udah bebas) n terlalu anggap remeh pelajaran kuliah (rupanya susah juga)

Wah nonton nasyid buat aceh ya siapa aja yang datang ( mungkin sama kyk yang di Jogja, ntar tanggal 14 juga ada Konser amal buat Aceh, yang datang Izis, Gradasi, Snada, JV, Al-Veoli, Fatih, dll) klo sama kali aja yang ngadain sama ya.

Pokoknya temen2 tetp istiqomah aja dakwahnya ya, gunain masa2 kuliah kita sebak2nya, kenapa? karena mahasiswa tu sedang panas2 membara jiwanya, gak bisa dibungkam, potensi membludak n pikirannya masih murni ( sebelum kita mulai pragmatis setelah bekeja nanti, dengan berbagai urusan kerja, keluarga dan lain2)

Keep optimis aja, kita sudah banyak diberi kemudahan neeh (klo kata murabbi ane dulu tuh klo mo pengajian aja harus sembunyi2 n kyk gerakan underground gitu) n gerakan dakwah kita juga dah menunjukkan hasil yang menggembirakan( jilbaber dah dimana2, n bagaimana usaha pendahulu kita berusaha membuat tanda ucapan selamat Idul Fitri n lain2, hingga sekarang sudah banyak perusahaan swasta yang ikut membuatnya,

Bagaimana saf pertama yang dulu hanya diisi orang2 tua, sekarang penuh dengan pemuda/ mahasiswa yang siap mengorbankan tenaga dan hartanya demi kejayaan Islam) n jangan heran klo beberapa tahun mendatang bakal banyak bermunculan ukhti2 di setiap gang2 dengan jilbabnya n berakhlak mulia, ikhwan2 dengan budaya baru mengganti budaya sekular milik barat dengan budaya islam yang mulia, bertemu dengan saling bersalaman, tersenyum dan menanyakan kabar satu dengan lainnya Insya 4JJ1 itulah yang kita harapkan

-

-

-

-

11 Feb 2005
Orang kampung yang terpukau dengan jogja, semangat membara mencoba mengkompori adik-adiknya untuk mengikuti jejaknya


Dec 6 2008

Cape’

Ane kemaren (dari rabu sampai minggu nanti) ikutan workshop capoeira (capek banget) tiap hari selama
5 hari dri jam 5-9 ada breaknya sih

Instrukturnya dari Brazil, professor Pedro namanya (dalam capoeira gelar prof. masih dibawah master) n dia sudah menjadi kandidat master ( termuda di dunia, kyknya masih 30-an umurnya tapi udah belajar capoeira 23 tahun, utk jadi master minimal 25 tahun)

Dari dia kami dapet banyak tentang capoeira, sejarahnya, filosofi capoeira (ketika bertarung tujuannya bukan utk menyakiti lawan, tapi bagaimana bisa mengalir sesuai iringan musik, capoeira itu bermain-main dan bersenang2, tendangan2nya seperti saling berdialog, satu nanya satu jawab), sampai cara memainkan alat musik capoeira. ternyata klo dengar native spaker susah juga ngertinya, dia pake bahasa inggris (di rio pake bahasa inggris) susah banget ngertinya (gak jelas) untung ada temen kami yang emang udah mahir bahasa inggris, dia jadi penerjemahnya

Yang bikin tambah capek di JS pas lagi ada Musyawarah akbar, ane sebagai anggota oc-nya harus selalu hadir dari pagi sampai malam, tiap hari ane pulang paling cepat jam 11, abis capoeira (masih keringat2) harus bantuin oc lainnya beres2
apalagi musyak di JS alot banget.
(ya walaupun dikatakan JS LDK tertua, tapi isi dalam JS sangat plural, beraneka ragam, belum bisa kita kuasai semuanya. di JS ada yang liberal, ada HMI, Hizbut Tahrir, bahkan yang gaul2 juga ada, tapi soal keislamannya mereka gak perlu diragukan, yang beda hanya konsep dan persepsi gerakan saja.

Pernah ada study banding dari LDK UNS, sebelum sampai ketuanya langsung mengingatkan bagaimana kondisi JS, sehingga gak tekejut nantinya.

Emang beda ama LDK lain bahkan sama ski fakultas (kebanyaan sudah kita kuasai)jangan heran klo di JS gak ada hijab, ada yang pakaiannya gaul abis, ada yang liberal banget, dll. tapi pluralisme itulah yang membuat JS tetep utuh dan disitu tantangannya, gimana kami bisa tetap mengawal JS( puncak pimpinan masih kita pegang)

Kemaren aja untuk membahas tata tertib Musyak molor sampai tadi sore baru selesai (sudah seharian penuh, dari kemaren jam 8 pagi sampai 10 malam), rencananya acara sampai 5 hari (tapi pengalaman tahun kemaren aja sampai 10 hari) padahal dari pagi sampai malam

Masih tatib aja dah alot gimana pemilihan ketua nanti ya.
yang ane ambil pelajaran banyak banget (soalnya pertama kali ikut sidang) bagaimana mekanisme persidangan, rapat pleno cari kesepakatan, jika gak bisa trus mekanisme loby(ini yang seru, pertama kali ane ngelihat orang saling ngeloby) baru terakhir klo gak bisa sepakat juga voting. wah seru banget deh, saling adu argumen (dengan interupsi2nya) bahkan kadang ada terkesan ingin merusak musyak saja, banyak kepentingan yang bermain (beberapa hari sebelum musyak banyak banget artikel2 yang di tempel di JS, ya penuh dengan provokasi gitu.-

-

-

-

27 Feb 2005
Siapakah “kita” yang dimaksud? Bingung… kok jadilupa ya…^_^


Dec 4 2008

Sukses

Sukses tak bisa diraih dalam sekejap. Umumnya keberhasilan itu diperoleh lewat perbuatan dan kebiasaan yang baik.
Kebiasaan ini akan memberi kekuatan dan medorong kita untuk
terus-menerus melakukan tindakan positif sampai akhirnya mencapai
tujuan.

William Jones, seorang psikolog asal Amerika Serikat, mengatakan, “Apa saja yang dilakukan selama 45 kali
berturut-turut akan menjadi sebuah kebiasaan.” Maka, bila selama 45 hari
Anda melaksanakan suatu komitmen (misalnya tidak merokok, lari
pagi atau bekerja demi mencapai sasaran yang ditargetkan), Anda akan
memastikan kesinambungan hasil yang lebih baik.

Cobalah terapkan lima kebiasaan di bawah ini. Meski bukan satu-satunya kiat, kebiasaan tersebut cukup terbukti
mendatangkan kesuksesan bagi orang yang menggeluti bisnis penjualan.

1. Menulis Tujuan
Dalam menjalani kehidupan dan pekerjaan, orang-orang sukses selalu punya tujuan. Mereka juga senantiasa menuliskan dan
mengevaluasinya setiap hari. Mencatat tujuan akan mengingatkan “alasan”
kenapa Anda terjun dalam bisnis ini. Catatan tersebut akan menjaga
Anda tetap fokus, serta menolong Anda melewati saat-saat sulit.

Dengan menulis, wujudnya akan terasa lebih nyata dan konkrit daripada
berupa ingatan dalam pikiran.
Tetapkan tujuan sebagai penuntun dalam setiap langkah Anda. Ini adalah kunci untuk meraih sukses sesuai dengan rencana.
Bukan karena hoki semata.

2. Mendengarkan
Apakah Anda lebih tertarik pada apa yang harus dikatakan ketimbang ucapan lawan bicara Anda? Apakah dalam ngobrol Anda lebih
banyak menjawab daripada bertanya? Apakah Anda mengarahkan percakapan dengan tujuan memperoleh “persetujuan dari orang lain”?

Mendengarkan adalah unsur penting untuk sukses, namun banyak di antara kita tidak
membiasakan diri sebagai pendengar yang baik.
Kunci dalam mendengarkan adalah: berhentilah sejenak ketika merasa hendak berbicara. Pusatkan perhatian pada apa yang
dikatakan orang lain, lalu ajukan sejumlah pertanyaan. Dengarkan.

3. Tindakan ?Bukan Hasil
Kebanyakan orang hanya memperhitungkan hasil (result).
Tapi terlalu fokus pada hasil malah bisa “kontra-produktif”. Jadi, mulailah berkonsentrasi pada tindakan. Biarkan hasil terjadi dengan
sendirinya. Lebih memperhatikan hasil cenderung menjebak kita untuk
mengerjakan “hal yang tepat” ketimbang melakukan “sesuatu”.

Ini kerap merupakan awal dari kegagalan. Ingat, Thomas Alva Edison melakukan lebih dai 1.000 percobaan (tindakan) hingga
akhirnya menemukan lampu pijar (hasil). Bila dia dulu terlalu mengikat diri pada hasil, mungkin kita semua kini masih berada dalam kegelapan.

Tindakanlah yang mendatangkan hasil. Tindakan yang berkelanjutan akan membawa hasil yang lebih besar dan lebih banyak.
Tindakan konsisten?di mana setiap langkah terselesaikan sebelum bergerak ke langkah berikutnya?adalah suatu pola keberhasilan.

4. Menjaga Perjanjian
Anda mungkin sering melihat orang ingkar janji. Misalnya, berjanji menelepon, ternyata tidak sama sekali; sepakat untuk
bertemu di suatu tempat, tapi tidak muncul. Semua ini membuat Anda tidak percaya pada orang itu.

Menjaga kesepakatan merupakan suatu kebiasaan yang harus dipelihara.
Melanggarnya adalah tanda dari kurangnya komitmen. Menghormati tujuan dalam membuat dan menepati janji akan menjamin
hampir 100% kesuksesan kita.

5. Berpikir Positif
Sudah cukup banyak hal negatif di dunia ini. Menurut Jerry Wilson, pengarang Word of Mouh Marketing, setiap tiga hal yang
baik yang diucapkan orang akan diikuti oleh 33 komentar buruk
lainnya.
Mengatakan hal-hal yang menyenangkan tentang orang atau perusahaan akan menimbulkan citra positif. Dalam dunia yang menonjol dengan hal- hal negatif, hal itu akan menarik orang ke diri kita bagaikan magnet
yang kuat.

Bila ingin bicara negatif, upayakanlah untuk berhenti. Kembangkan hal-hal positif, atau paling tidak diam. Menjadi orang
yang berpikiran positif adalah hal yang bisa “ditabung di bank”, dan “bunganya” akan membuahkan kekuatan, kepemimpinan,
serta kesuksesan.
-

-

-

-

Kutunggu kau di puncak kesuksesan sobat…

Incoming search terms for the article:


Dec 3 2008

Nikah Dini

Pasti ada gradasinya khan?
Pasti keren tuh penampilan gradasi.
Kemaren baru liat penampilan gradasi emang bener2 beda

Oh iya dah liat album terbaru gradasi “Kupinang Engkau dengan Al-Quran”
Ane sempat terkejut juga kemaren liat di salah satu toko musik besar di Jogja ada balihonya gambar gradasi dengan album ke-4 nya. Gak nyangka tim nasyid bisa muncul n jadi perhatian juga.
Trus gambarnya gaya banget lagi, sekilas gak kayak tim nasyid, soalnya gak pake koko, malah kyk band Padi klo aku liat.

Trus dari isi Albumnya juga dah beda ama yang dulu2, judulnya aja “Kupinang Engkau dengan Al-Quran” ya berbau pernikahan gitu, tapi lagunya tetep asik2.

Heran juga kenapa akhir2 ini tentang nikah dini jadi mewabah (terutama di kalangan aktivis) bener2 memprovokasi biar cepetan nikah dini ( di Jogja akhir2 ini banyak banget seminar2, diskusi n bedah buku tentang pernikahan)
Pa lagi buku2 banyak banget (“Kerenkan diri Lalu Nikah dini”, “Nikmatnya pacaran setelah Nikah”, dll)

Di dunia nasyid juga banyak (yang terbaru ya gradasi itu, klo dulu tuh ada In-Team ato yang paling mencolok ya Seismic)
Bagus juga sih nikah dini, untuk menjaga diri n meningkatkan dakwah kita (pa lagi katanya masa2 kita ini, pasca puber ampe 25 thn nanti, masa paling bergejolak) untuk itu dihimbau agar cepetan nikah dini (he3x)

Gimana menurut temen2 ada yang mo nyoba (klo ane terus terang dah rencana bakal nikah sebelum tamat, n so pasti dah kerja dulu donk (di dunia cyber ane yang tercinta yang masih memberi banyak banget peluang )

Untuk jodohnya ntar datang sendiri biar Allah yang ngatur, kita hanya perlu “kerenkan diri” dengan menambah kualitas kita rukhiyah maupun keilmuan kita.

Gimana temen2 ada yang mo ngikut jejak ane (klo ada ntar kita lomba keren2an n cepet2an nikah he3x)-

-

-

-

9 Maret 2005
Dan Alhamdulillah impian itu akhirnya terwujud 2 tahun kemudian ^_^ dengan jodoh yang datang sendiri tanpa ribet nyari-nyari.

Incoming search terms for the article: